Dalam sepi ini aku tak lagi berpenghujung. Tak lagi ku temukan arti bahagia dari dirimu. Kenapa? Kenapa semuanya menghilang dan meninggalkan bekas luka yang mendalam. Kalo aku hanya terima cintamu padam, aku akan terima. Tapi kenapa ketika cintamu hilang lukanya pun masih membekas bahkan terlalu sakit untukku. Cinta memang bukan tentang bahagia saja tapi juga sakit demi kebahagiaannya. Aku fikir sakit dalam cinta itu biasa. Tapi kenapa aku tak merasakan bahkan tak pernah dilukai dengan cara biasa? Semuanya serba sangat menyakitkan untukku. Dan disaat aku terluka sekalipun aku harus tetap menerimanya karena aku tahu dia tak ingin aku pergi dan dari hal itu aku belajar bagaimana caranya bertahan. Bertahan untuk sebuah cinta selalu menyakitiku.
Mungkin diri ini terlalu rapuh atau mungkin terlalu mudah untuk terluka. Tapi harusnya dari sebuah semudahan itu kamu bisa belajar menghargaiku sedikit saja, hanya untuk menerbangkan hatiku sesaat tidak untuk selamanya. Apa terlalu berat itu untuk mu? Kenapa hanya aku yang selalu memikirkan ini semua? Kenapa hanya aku yang terpuruk sendiri pada cintamu.
Cinta ini benar benar membuatku buta. Buta terhadap semua rasa sakit yang kau beri selama ini. Aku hanya bisa menangis dalam kesendirian saat ini. Hanya bisa diam dalam kehancuran hati ini. Bahkan untuk tersenyum pun saat ini terlalu berat untukku. Cinta, sadarlah bahwa aku disini ada untuk kau cintai bukan untuk sekedar kau sakiti.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar